Perjudian Sabung Ayam Kembali Marak di Trenggalek, Penegakan Hukum Dipertanyakan

Trenggalek | Aktivitas perjudian sabung ayam kembali menjamur di wilayah hukum Polres Trenggalek. Arena perjudian yang berlokasi di Dusun Karanggayam, Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, beroperasi secara terang-terangan seolah tak tersentuh hukum.

 

Pantauan tim investigasi di lapangan mengonfirmasi laporan warga bahwa praktik sabung ayam dan judi dadu berlangsung aktif dari siang hingga malam hari. Kerumunan penjudi dan deretan kendaraan roda dua serta roda empat tampak memenuhi area lokasi, menandakan kegiatan ilegal ini berjalan bebas tanpa hambatan.

 

Ironisnya, lokasi yang sempat ditutup usai diberitakan beberapa waktu lalu, kini kembali beroperasi tanpa rasa takut. Hal ini memunculkan tanda tanya besar soal keseriusan aparat kepolisian dalam menindak tegas pelanggaran hukum.

 

Padahal, Pasal 303 KUHP jelas menyebutkan bahwa segala bentuk perjudian merupakan tindak pidana yang dapat dikenakan hukuman penjara hingga 10 tahun atau denda maksimal Rp25 juta. Namun, di Trenggalek, pasal tersebut seolah tak berlaku.

 

Masyarakat kini mulai mempertanyakan komitmen dan integritas Polres Trenggalek dalam menegakkan hukum. Penutupan sementara tanpa langkah hukum lanjutan dianggap hanya sebagai formalitas belaka. Jika situasi ini terus dibiarkan, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian akan semakin terkikis.

 

Lebih dari sekadar pelanggaran hukum, praktik perjudian dinilai merusak tatanan sosial, mengganggu ketertiban, serta membuka celah bagi munculnya tindak kriminal lainnya. Ketidaktegasan penegak hukum juga berisiko memupuk persepsi publik bahwa hukum bisa dinegosiasikan.

 

Desakan keras kini dialamatkan kepada Polres Trenggalek, Polda Jawa Timur, hingga Mabes Polri untuk segera turun tangan melakukan penindakan nyata. Masyarakat menunggu tindakan tegas, bukan sekadar janji.

 

Bersambung…

(Tim Investigasi)

Responses (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *