Polri  

Polantas Menyapa Disambut Positif, Warga Merasa Terbantu

IMG 20260311 WA0030 1

TUBAN, Jawa Timur — Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia. Salah satu inovasi pelayanan tersebut hadir dari Satuan Lalu Lintas Polres Tuban yang meluncurkan program Polantas Menyapa, sebuah pendekatan humanis yang membawa layanan kepolisian lebih dekat dengan masyarakat.

Program ini menjadi langkah strategis untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antara aparat kepolisian dan warga. Melalui kegiatan tersebut, polisi tidak lagi hanya menunggu masyarakat datang ke kantor pelayanan. Sebaliknya, personel lalu lintas aktif turun langsung ke berbagai ruang publik seperti desa, lingkungan permukiman, hingga pasar tradisional.

Edukasi dan Pendampingan Langsung

Kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat bertujuan memberikan edukasi sekaligus pendampingan mengenai berbagai layanan administrasi kendaraan bermotor. Pendekatan ini dinilai sebagai strategi preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.

Di lapangan, petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Tuban memberikan penjelasan secara langsung terkait prosedur pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), pembayaran pajak kendaraan bermotor, hingga proses penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Selama ini, sebagian masyarakat menganggap proses administrasi kendaraan cukup rumit dan membingungkan. Oleh karena itu, melalui program Polantas Menyapa, informasi disampaikan secara terbuka, komunikatif, dan mudah dipahami.

Selain sosialisasi, petugas juga membuka ruang dialog dengan warga. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat bertanya langsung mengenai berbagai persoalan administrasi kendaraan, termasuk kendala yang sering dihadapi saat mengurus dokumen kendaraan bermotor.

Pendekatan Dialogis Bangun Kedekatan

Pendekatan dialogis menjadi ciri utama pelaksanaan program ini. Komunikasi dua arah antara polisi dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan hubungan yang lebih dekat serta membangun rasa saling percaya.

Salah satu anggota Satuan Lalu Lintas Polres Tuban menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk menghilangkan kesan kaku dalam interaksi antara aparat dan masyarakat.

Menurutnya, pendekatan persuasif melalui edukasi dan komunikasi langsung dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dibandingkan hanya mengandalkan penindakan hukum di jalan raya.

Strategi Pelayanan Humanis Polri

Kasat Lantas Polres Tuban, Muhammad Hariyazie Syakhranie, menegaskan bahwa Polantas Menyapa merupakan bagian dari strategi pelayanan humanis yang terus dikembangkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Menurutnya, polisi tidak hanya memiliki peran sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam memberikan kepastian layanan dan edukasi kepada publik.

“Polisi tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam memberikan kepastian layanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat juga menjadi sarana penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Respons Positif Masyarakat

Program tersebut mendapat respons positif dari warga yang ditemui selama kegiatan berlangsung. Banyak masyarakat merasa terbantu karena dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai prosedur pengurusan dokumen kendaraan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.

Selain itu, kehadiran polisi di ruang publik dinilai mampu memperpendek jarak komunikasi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Warga juga merasa lebih nyaman menyampaikan keluhan maupun pertanyaan terkait layanan kepolisian.

Bagian dari Transformasi Pelayanan Publik

Dalam konteks yang lebih luas, program seperti Polantas Menyapa sejalan dengan upaya transformasi pelayanan publik yang sedang dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Transformasi ini bertujuan menghadirkan pelayanan yang lebih terbuka, transparan, responsif, serta mudah diakses oleh masyarakat di berbagai daerah.

Ke depan, Polres Tuban berharap program ini dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh pendekatan pelayanan kepolisian yang lebih humanis di tingkat nasional.

Melalui langkah tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *