Lombok | Sementara itu, sebagian kendaraan lainnya mengalami kerusakan yang cukup parah akibat hantaman keras. Lombok Tengah (NTBSatu) – Insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah pembalap terjadi pada awal perlombaan kelas Moto2 di tikungan pertama (Turn 1), ajang GP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Data lain dalam laporan menunjukkan Berdasarkan pantauan NTBSatu, insiden bermula saat rombongan pembalap baru saja lepas dari garis start dan memasuki tikungan pertama pada putaran pembuka lap 1 dari total 22 lap yang dijadwalkan dalam kalender balap.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Peristiwa tabrakan massal tersebut langsung memaksa pimpinan lomba mengibarkan bendera merah (red flag). Ini berarti kejadian itu membuat petugas menghentikan jalannya balapan secara total demi keselamatan para pembalap di lintasan. Kepadatan posisi motor serta aksi saling salip saat melakukan pengereman secara bersamaan di tikungan memicu senggolan antar-pembalap. Senggolan tersebut dengan cepat berujung pada hilangnya kendali sejumlah kendaraan. Kejadian ini menyebabkan beberapa pembalap langsung tersungkur dan jatuh secara beruntun di atas aspal lintasan.
Tabrakan hebat ini membuat beberapa unit sepeda motor terpental keluar jalur ke area run-off. Petugas lintasan atau marshal bersama tim medis yang berada di pos siaga langsung bergerak cepat menuju titik lokasi kejadian. Mereka segera memberikan pertolongan pertama, mengevakuasi pembalap yang terdampak, serta membersihkan berbagai serpihan komponen motor yang berserakan di sekitar tikungan pertama agar area kembali steril. Petugas lintasan (marshal) bersama tim medis langsung turun tangan menuju area run-off di tikungan pertama untuk mengamankan lokasi kecelakaan. Evakuasi berjalan cepat guna memberikan ruang penanganan medis darurat bagi pembalap yang terjatuh di atas aspal. Sisa-sisa serpihan bodi motor dan komponen mesin yang berserakan di sepanjang tikungan langsung petugas bersihkan agar lintasan kembali aman dari potensi bahaya lanjutan bagi peserta lain. Regulasi resmi kejuaraan balap menetapkan pengibaran bendera merah secara otomatis apabila terjadi insiden besar pada tahap awal lomba. Terutama karena para pembalap belum berhasil menyelesaikan tiga putaran penuh. Aturan penegakan keselamatan ini mengharuskan seluruh rangkaian balapan batal sementara dan mengulang kembali dari awal melalui prosedur restart. Menindaklanjuti keputusan tersebut, seluruh pembalap yang terlibat dalam kecelakaan beruntun langsung diarahkan kembali menuju pit lane. Tim mekanik di garasi langsung bergerak sigap memeriksa kondisi kendaraan masing-masing atau melakukan pergantian suku cadang serta motor cadangan apabila mengalami kerusakan berat, demi mempersiapkan diri menghadapi prosedur pelepasan start ulang dari posisi awal.







