Kabupaten Bangka Selatan | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat sebanyak 500 rumah warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kabupaten Bangka Selatan pada Sabtu (10/10/2026) malam. Namun, diduga kebakaran terjadi akibat terbakarnya lahan di dekat permukiman penduduk, hingga akhirnya menyambar ke rumah-rumah. Ia menyatakan kejadian kebakaran bermula pukul 15.10 WIB.
Data lain dalam laporan menunjukkan Update laporan pukul 21.10 WIB sudah menghanguskan ratusan rumah, namun data ini belum final," katanya. 4 Bulan Atasi Karhutla, Kesehatan Manggala Agni Sumsel MenurunBakom Tampung Keluhan KADIN soal Dampak Bencana dan Karhutla
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Saat ini tim kebakaran masih melakukan proses pendinginan mengingat material rumah warga yang terdampak hampir sebagian besar dari papan," katanya. Kemudian, di bawah koordinatoor Komandan Regu Piket mengkonfirmasi langsung ke Kepala Bidang KL BPBD Babel mempersiapkan personel sarana dan prasarana untuk menuju lokasi kejadian di Dusun Serdang. Penyebab kebakaran masih belum diketahui. Tiupan angin kencang dan lokasi kering membuat api semakin cepat merambat ke pemukiman penduduk, kebanyakan material rumah penduduk dinding papan.
Alhamdulillah, saat ini api sudah berhasil dipadamkan, namun tetap dilakukan proses pendinginan," kata Plt Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Agus Afandi, di Dusun Serdang, Minggu (11/10/2026) dilansir dari . Ia mengatakan hasil pendataan sementara dampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kabupaten Bangka Selatan pada Minggu (11/10/2026) pukul 07.00 WIB, jumlah rumah terdampak kebakaran lebih kurang 500 unit dengan jumlah korban sebanyak 2.000 jiwa, sementara luas lahan terdampak belum diketahui, karena masih proses pendataan. Komandan Regu 2 BPBD Provinsi Kepulauan Babel menerima informasi dan memantau media sosial bahwa ada kebakaran lahan di Dusun Serdang.







