Daerah  

IPSI Banten Perkuat Diplomasi Budaya, Pencak Silat Tampil di Bandara Internasional

Tangerang – Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Banten melakukan audiensi dengan PT Angkasa Pura Indonesia di Ruang Wijayakusuma, Gedung 600 Kantor Regional I Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (14/4/2026).

 

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi pelestarian budaya pencak silat sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat internasional melalui bandara sebagai pintu gerbang utama Indonesia.

 

Audiensi tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus IPSI Provinsi Banten, di antaranya Ketua I IPSI Banten H. Muhammaad Sirot, Ketua Bidang Pembinaan Organisasi M. Yusuf Khoerudin, serta pengurus lainnya bersama perwakilan IPSI tingkat kota. Sementara itu, pihak PT Angkasa Pura Indonesia diwakili oleh sejumlah pejabat dari Regional I dan Bandara Soekarno-Hatta.

 

Dalam pertemuan tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia menyatakan dukungan terhadap upaya pelestarian seni budaya nasional, khususnya pencak silat.

 

“Kami mendukung penuh kegiatan pelestarian seni budaya Indonesia, termasuk pencak silat. Bandara Soekarno-Hatta menjadi tempat strategis untuk memperkenalkan budaya kepada wisatawan dari berbagai negara,” ujar Candra perwakilan PT Angkasa Pura Indonesia.

 

Dukungan tersebut diwujudkan dengan memberikan ruang dan kesempatan bagi IPSI Banten untuk menampilkan pertunjukan pencak silat di area bandara.

 

Menanggapi hal tersebut, Ketua I IPSI Provinsi Banten H. Muhammaad Sirot menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam menjaga eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Angkasa Pura Indonesia yang telah menerima kami dengan baik serta memberikan ruang untuk berkontribusi dalam pelestarian pencak silat,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Ketua Bidang Pembinaan Organisasi IPSI Banten M. Yusuf Khoerudin menekankan pentingnya peran IPSI dalam mengangkat pencak silat ke tingkat global. Menurutnya, pencak silat tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai cabang olahraga internasional.

 

“Pencak silat adalah identitas budaya bangsa yang harus terus dilestarikan. Kami di IPSI Banten memiliki tanggung jawab untuk memperkenalkannya ke tingkat internasional, termasuk mendukung target masuknya pencak silat ke Olimpiade,” jelasnya.

 

Selain pertunjukan langsung, kolaborasi ini juga akan menghadirkan konten visual berupa video profil pencak silat Banten yang ditayangkan di Bandara Soekarno-Hatta. Ketua Tim Videografer, Ibnu Rusdi, menyampaikan bahwa pendekatan visual menjadi salah satu strategi efektif untuk menarik perhatian wisatawan.

 

“Kami akan menghadirkan konten visual pencak silat yang menarik dan berkesan, sehingga para traveler memiliki rasa ingin tahu lebih dalam terhadap budaya Indonesia,” ujarnya.

 

Kolaborasi ini dinilai memiliki nilai strategis, mengingat Bandara Soekarno-Hatta merupakan salah satu pintu masuk utama wisatawan ke Indonesia. Dengan adanya sinergi antara IPSI Banten dan PT Angkasa Pura Indonesia, diharapkan pencak silat tidak hanya lestari di dalam negeri, tetapi juga semakin dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat dunia. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *