Jakarta (31/03/26) – Suasana khidmat dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan upacara tradisi pedang pora dalam rangka pernikahan Kapten Marinir Akmal Hidayat Hasibuan dengan Letda Ckm (K) dr. Yuanita. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Kodiklat TNI AD, Bandung, Jawa Barat, sebagai bentuk penghormatan dan kebanggaan terhadap salah satu prajurit terbaik, (29/03).
Upacara pedang pora berlangsung dengan tertib dan penuh makna, dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara Danyonif 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., yang hadir bersama istri. Tradisi militer ini menjadi simbol penghormatan serta doa restu bagi kedua mempelai dalam mengarungi kehidupan rumah tangga.
Dalam prosesi tersebut, para perwira membentuk barisan pedang yang terangkat sebagai gerbang kehormatan yang dilalui oleh kedua mempelai. Nuansa sakral dan kebersamaan begitu terasa, mencerminkan soliditas serta kekeluargaan yang kuat di lingkungan Yonif 2 Marinir.
Turut hadir sebagai saksi dalam momen bahagia tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto, yang juga merupakan mantan Panglima TNI periode 2017–2021. Kehadiran beliau menambah kehormatan serta kebanggaan tersendiri bagi kedua mempelai dan seluruh prajurit yang hadir.
Upacara pedang pora ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan, tetapi juga wujud doa dan harapan agar kedua mempelai senantiasa diberikan keharmonisan, kebahagiaan, serta kekuatan dalam membina rumah tangga yang langgeng.
Dengan dilaksanakannya tradisi ini, diharapkan nilai-nilai kehormatan, loyalitas, dan kebersamaan yang dijunjung tinggi di Korps Marinir dapat terus terjaga dan menjadi bagian dalam kehidupan keluarga besar prajurit.
(Tim/Red)













