Probolinggo — Koramil 0820-01/ Kanigaran menghadiri rapat kordinasi terkait persiapan event Bayuangga Pushbike Race tahun 2026 di ruang rapat Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo, Kamis (20/8).
Anggota Koramil 0820-01/Kanigaran Serka Muhammad Istaim mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi tetapi lebih pada menjadi bagian dari proses pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Menurutnya, usia dua hingga enam tahun merupakan masa penting dalam perkembangan anak, termasuk kemampuan motorik, keseimbangan, keberanian dan mental dalam menghadapi kompetisi.
“Pushbike bukan tujuan akhir, Pushbike adalah gerbang dan yang dibawa keluar dari gerbang ini bukan piala tapi karakter,” kata Serka Muhammad Istaim.
Serka Muhammad Istaim mengungkapkan, pemerintah daerah melalui dinas terkait tentunya
akan terus mendorong pembinaan olahraga usia dini sebagai investasi jangka panjang.
Pembinaan tidak hanya ditujukan untuk mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membangun sikap sportif, disiplin dan tangguh. Kami berharap ajang ini terus tumbuh, terus dilanjutkan dan menjadi agenda yang ditunggu setiap tahunnya.
“Olahraga tidak hanya menjadi sarana meraih kemenangan tetapi juga ruang bagi anak untuk belajar percaya diri, berani menghadapi tantangan, menghargai lawan dan tumbuh menjadi pribadi yang sportif,” ujarnya.
Lebih lanjut Babinsa berpostur tinggi tegap ini mengajak para orang tua untuk memberikan pendampingan yang tepat kepada anak, terutama ketika menghadapi hasil pertandingan. Kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses belajar.
Ketika anak-anak kita kalah, ketika mereka kecewa, ketika mereka menangis dampingi mereka. “Tugas kita bukan melindungi anak-anak dari kekecewaan, tetapi mendampingi mereka melewati kekecewaan itu sampai menjadi pribadi yang lebih kuat,”tuturnya. (Edi D/Dwi H/Pendim 0820/Probolinggo)












