Mudik Lewat Laut Dipantau Ketat, Posko Angkutan Lebaran 2026 Resmi Beroperasi

IMG 20260313 WA0358

Probolinggo – Pemerintah bersama unsur terkait resmi membuka Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026 melalui kegiatan apel yang digelar sebagai bentuk kesiapan menghadapi arus mudik dan arus balik IdulFitri tahun ini. Apel tersebut menjadi penanda dimulainya masa operasional posko yang bertujuan memastikan penyelenggaraan transportasi berjalan aman, tertib, lancar, dan selamat bagi masyarakat.

Kegiatan apel diikuti berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, operator transportasi, hingga instansi terkait lainnya yang memiliki peran dalam pengelolaan transportasi selama periode Angkutan Lebaran. Melalui kegiatan ini, seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik.

Dalam kesempatan tersebut, Hendra menyampaikan bahwa pembukaan Posko Angkutan Lebaran 2026 merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh petugas di lapangan. Ia menegaskan bahwa setiap personel yang terlibat diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta meningkatkan kewaspadaan selama masa operasional posko berlangsung.

“Melalui posko ini, seluruh petugas diharapkan dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, sekaligus memastikan seluruh kegiatan transportasi selama Angkutan Lebaran berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Hendra, Jum’at (13/3/26)

Menurutnya, posko tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan informasi, tetapi juga menjadi pusat pemantauan, koordinasi, serta pengendalian operasional transportasi selama periode Angkutan Lebaran berlangsung.

Lebih lanjut, Hendra menjelaskan bahwa Pelabuhan Probolinggo pada tahun 2026 tidak termasuk dalam daftar 264 pelabuhan pantau angkutan laut nasional. Meski demikian, aktivitas transportasi laut dari dan menuju wilayah kepulauan tetap menjadi perhatian penting selama masa Angkutan Lebaran.

Hal ini karena mobilitas masyarakat dari dan menuju Pulau Gili Ketapang meningkat signifikan saat momentum Lebaran. Oleh sebab itu, pengawasan dan pelayanan transportasi laut di kawasan tersebut tetap menjadi fokus utama posko.

Selain melayani penyeberangan masyarakat Probolinggo menuju Gili Ketapang, jalur transportasi laut juga dilayani oleh kapal Trans Laut Jawa Timur dengan rute Probolinggo – Gili Ketapang – Gili Mandangin – Branta – Gili Iyang – Kalianget pulang-pergi (PP).

Rute tersebut menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat kepulauan yang melakukan perjalanan selama periode mudik Lebaran.

Dengan kesiapan sarana dan prasarana transportasi serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, pemerintah berharap penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 dapat berjalan dengan baik. Melalui sinergi lintas sektor, masyarakat diharapkan dapat melakukan perjalanan mudik maupun arus balik dengan aman, nyaman, dan lancar. (Tim/Red/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *