Bandung | Thom Haye tidak ingin larut dalam euforia setelah mengantarkan Timnas Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026. Keberhasilan tersebut memang menjadi pencapaian penting bagi skuad Garuda, tetapi sang gelandang memilih segera mengalihkan perhatian kepada tugas berikutnya. Setelah menyelesaikan tanggung jawab bersama tim nasional, ia kembali bergabung dengan Persib Bandung untuk melanjutkan perjalanan di level klub.
Kepulangan Thom Haye ke Persib menandai perubahan fokus dari agenda internasional menuju persiapan menghadapi kompetisi BRI Super League. Ia tidak membiarkan suasana perayaan atas keberhasilan Indonesia mengganggu konsentrasinya terhadap kebutuhan tim. Bersama Maung Bandung, perhatian kini diarahkan pada pekerjaan yang harus dijalani dalam kompetisi klub.
Peralihan tersebut menunjukkan sikap profesional Thom Haye dalam mengelola momentum setelah meraih gelar bersama Timnas Indonesia. Euforia kemenangan ditempatkan pada porsinya, sementara kewajiban bersama Persib kembali menjadi prioritas. Dengan demikian, kepulangannya bukan sekadar kembali ke lingkungan klub, melainkan juga menjadi awal untuk membangun kesiapan menghadapi tantangan berikutnya di BRI Super League.
Bagi Persib, bergabungnya kembali Thom Haye menghadirkan kesinambungan setelah ia menjalankan tugas internasional. Sang pemain kini mengarahkan energinya kepada kebutuhan Maung Bandung dan kompetisi yang menanti. Fokus itu menegaskan bahwa keberhasilan bersama Indonesia telah menjadi bagian dari perjalanan sebelumnya, sedangkan persiapan bersama Persib merupakan tanggung jawab yang harus segera dijalankan. Ia pun memilih menatap ke depan dan tidak berlama-lama berada dalam bayang-bayang perayaan gelar FIFA ASEAN Cup 2026.
Perhatian Thom Haye kini beralih kepada pertandingan Persib Bandung melawan Dewa United. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pekan ke-4 BRI Super League 2026/2027 dan dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam, 11 Oktober 2026. Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, akan menjadi arena bagi kedua tim untuk memperebutkan hasil maksimal dalam persaingan awal musim.
Laga ini memiliki arti khusus bagi Haye karena menjadi pertandingan keduanya bersama Persib setelah ia menyelesaikan tugas bersama Timnas Indonesia. Sebelumnya, gelandang tersebut harus membagi fokus agenda klub dan kewajiban internasional. Setelah menjalankan peran penting dalam perjalanan Indonesia hingga meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Haye kembali ke lingkungan klub dengan target membantu Persib tampil kompetitif di liga domestik.
Duel kontra Dewa United juga menjadi kesempatan bagi Haye untuk melanjutkan proses adaptasi bersama rekan-rekan barunya. Kehadirannya di lini tengah diharapkan dapat memberikan keseimbangan, terutama dalam mengatur tempo permainan, menjaga penguasaan bola, dan menghubungkan sektor pertahanan dengan lini serang. Pada sisi lain, Dewa United tentu datang dengan rencana sendiri dan berupaya menyulitkan tuan rumah melalui organisasi permainan yang disiplin.
Dengan pertandingan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, dukungan suporter Persib diperkirakan menjadi salah satu faktor yang menambah intensitas laga. Persib perlu memanfaatkan keuntungan bermain di hadapan publik sendiri, sementara Dewa United akan berusaha mencuri poin dari lawatan tersebut. Bagi Haye, duel ini menjadi momentum untuk kembali sepenuhnya ke ritme kompetisi klub sekaligus menunjukkan kontribusinya setelah agenda bersama tim nasional berakhir.
Setelah membawa Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, Thom Haye memilih segera mengalihkan perhatian ke agenda bersama Persib. Ia menyadari bahwa keberhasilan di level tim nasional merupakan pencapaian penting, tetapi kompetisi klub menghadirkan tuntutan yang berbeda. Karena itu, gelandang tersebut menegaskan bahwa pikirannya kini sepenuhnya tertuju pada pertandingan melawan Dewa United. Persiapan untuk laga itu menjadi prioritas yang harus dijalankan dengan serius, tanpa terbawa suasana perayaan yang masih berlangsung.
Haye tidak ingin euforia gelar bersama Indonesia mengurangi konsentrasi ketika kembali membela Persib. Perayaan kemenangan tentu menjadi momen yang membanggakan bagi seluruh pemain, namun situasi tersebut tidak boleh mengganggu kesiapan menghadapi jadwal berikutnya. Ia memahami bahwa klub membutuhkan fokus, energi, dan perhatian penuh dari setiap anggota tim. Sikap itu menunjukkan kemampuannya menempatkan pencapaian internasional secara proporsional, sekaligus menghormati tanggung jawab yang melekat pada perannya di level klub.
Menjelang pertemuan dengan Dewa United, Haye berusaha menjaga rutinitas latihan dan mempersiapkan diri sesuai kebutuhan pertandingan. Ia perlu kembali menyelaraskan komunikasi dengan rekan-rekan di Persib, memahami rencana permainan pelatih, serta memastikan kondisi fisiknya tetap mendukung. Perpindahan fokus tersebut bukan berarti mengurangi arti keberhasilan bersama tim nasional, melainkan bentuk kedisiplinan profesional dalam menghadapi tugas yang berbeda. Bagi Haye, seragam Indonesia dan Persib membawa tanggung jawab masing-masing, sehingga keduanya perlu dipisahkan ketika pekerjaan di klub kembali dimulai.
Thom Haye mengaku sangat senang setelah membantu Timnas Indonesia meraih kemenangan penting di FIFA ASEAN Cup 2026. Baginya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan kebersamaan seluruh anggota tim selama menjalani rangkaian perjuangan. Perasaan bahagia itu terasa semakin kuat karena kemenangan diraih melalui proses yang tidak mudah. Setiap pemain memberikan kontribusi sesuai perannya, sementara dukungan dari staf kepelatihan turut membantu tim menjaga fokus hingga pertandingan berakhir.
Pencapaian tersebut juga dinilai Haye sebagai kebanggaan tersendiri. Mengenakan seragam Timnas Indonesia dan mempersembahkan hasil terbaik untuk negara menjadi pengalaman yang memiliki arti besar bagi dirinya. Ia memahami bahwa prestasi sebuah tim nasional tidak hanya diukur dari hasil di lapangan, tetapi juga dari makna yang dirasakan banyak orang. Kemenangan itu menjadi bukti bahwa kerja sama dan semangat pantang menyerah dapat membawa Indonesia mencapai target yang telah diperjuangkan bersama.
Kebanggaan tersebut tentu tidak hanya menjadi milik para pemain. Masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan juga memiliki bagian penting dalam perjalanan tim nasional. Doa, perhatian, dan energi positif dari para pendukung menjadi dorongan bagi Haye serta rekan-rekannya untuk tampil maksimal. Meski masih menikmati suasana kemenangan bersama Indonesia, Haye kini harus segera mengalihkan perhatian kepada tanggung jawab berikutnya bersama Persib. Pertandingan melawan Dewa United menuntut konsentrasi penuh, sehingga rasa bahagia atas keberhasilan di level internasional perlu disertai kesiapan untuk kembali bekerja keras di klub. Dengan sikap tersebut, Haye menunjukkan bahwa kebanggaan terhadap prestasi nasional dapat berjalan beriringan dengan komitmennya membantu Persib meraih hasil terbaik.
Baca juga: Perbedaan Izin Penggunaan Stadion Persija dan Persib di FIFA ASEAN Cup 2026 | Fasilitas untuk Tim Tamu di FIFA ASEAN Cup 2026 | Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026







