Jakarta | Persita Tangerang mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 3-2 dalam lanjutan Super League yang berlangsung di Banten International Stadium, Serang, pada Sabtu (17/10/2026) malam WIB. Kemenangan Persita ditentukan oleh gol pada menit ke-90+5, sehingga hasil pertandingan baru dipastikan pada penghujung laga. Kedua tim saling membalas gol hingga waktu pertandingan mendekati akhir.
Skor 3-2 mencerminkan pertandingan yang berlangsung ketat dari sisi perolehan gol. Persita dan Persija sama-sama mampu mencetak gol, sementara keunggulan tidak menjadi hasil akhir yang pasti sebelum gol penentu tercipta. Rangkaian gol dari kedua tim membuat kedudukan terus berubah dan menjaga persaingan tetap terbuka sampai menit-menit terakhir.
Gol Persita pada menit ke-90+5 menjadi pembeda dalam duel tersebut. Waktu terciptanya gol itu menempatkan penentuan pemenang pada penghujung pertandingan, bukan pada fase sebelumnya. Setelah kedua tim bertukar gol, Persita akhirnya menutup laga dengan keunggulan satu gol. Persija harus menerima kekalahan dengan skor akhir 3-2 dalam pertandingan ini.
Pertandingan di Serang tersebut memperlihatkan hasil yang baru dapat dipastikan setelah kedua kesebelasan menyelesaikan rangkaian gol mereka. Persita mencetak tiga gol, sedangkan Persija membukukan dua gol. Selisih tipis itu membuat gol terakhir memiliki arti langsung terhadap hasil akhir. Dengan terciptanya gol penentu pada menit ke-90+5, Persita memastikan tiga golnya cukup untuk mengamankan kemenangan atas Persija.
Hasil ini menjadi kemenangan Persita atas Persija dalam lanjutan Super League, dengan skor 3-2 sebagai catatan akhir duel mereka. Lokasi pertandingan adalah Banten International Stadium di Serang, dan laga digelar pada Sabtu malam WIB, 17 Oktober 2026. Kedua tim saling membalas gol sampai penghujung laga, sebelum gol Persita pada menit ke-90+5 menetapkan pemenang. Persita pun mengakhiri pertandingan dengan keunggulan satu gol atas Persija.
Persita membuka pertandingan dengan gol cepat pada menit kelima. Luquinhas menyambut umpan Rayco Rodriguez melalui sundulan, lalu mengarahkan bola melewati Nadeo Argawinata. Gol tersebut membuat Persita lebih dahulu unggul 1-0 dalam duel melawan Persija. Prosesnya bermula dari umpan Rayco yang dapat dijangkau Luquinhas di area depan gawang. Sang penyerang menyelesaikan peluang itu dengan kepala, sementara Nadeo tidak mampu menghentikan bola. Keunggulan tersebut menjadi pembuka skor dalam pertandingan yang kemudian menghadirkan balasan dari Persija sebelum babak pertama usai.
Setelah tertinggal, Persija berupaya membalas dan mendominasi permainan. Tekanan tim tamu akhirnya berbuah gol pada menit ke-18, ketika Fabio Calonego menyamakan kedudukan. Gol itu tercipta setelah bola sapuan Javlon Guseynov di kotak penalti Persita disambar oleh Calonego. Bola hasil sapuan tersebut berada di area yang dapat dimanfaatkan pemain Persija, dan Calonego menuntaskan kesempatan itu menjadi gol. Skor berubah menjadi 1-1, sehingga keunggulan Persita yang tercipta pada awal pertandingan tidak bertahan hingga babak pertama berjalan jauh.
Urutan gol pada awal laga memperlihatkan kedua tim sama-sama mencatatkan gol dalam rentang waktu kurang dari dua puluh menit. Persita lebih dahulu memimpin melalui kerja sama umpan Rayco Rodriguez dan sundulan Luquinhas. Persija kemudian merespons lewat penyelesaian Fabio Calonego setelah bola sapuan Javlon Guseynov jatuh di kotak penalti. Kedudukan imbang tersebut menjadi hasil dari dua momen berbeda: serangan Persita yang berujung sundulan dan kesempatan Persija yang muncul dari bola sapuan. Hingga gol Calonego, skor kembali seimbang setelah Persita sempat memegang keunggulan sejak menit kelima. Babak pertama pun menyajikan perubahan skor yang cepat, dengan Persita mencetak gol pembuka dan Persija membalas melalui Calonego. Kedua gol tersebut menjadi rangkaian utama pada fase awal pertandingan sebelum jalannya laga berlanjut.Babak kedua dalam duel Persita dan Persija tidak langsung dimulai sesuai jadwal. Kick-off tertunda hingga sekitar 30 menit, tetapi sumber yang tersedia tidak memberikan keterangan jelas mengenai penyebab keterlambatan tersebut. Setelah pertandingan kembali berjalan, kedua tim melanjutkan persaingan dalam laga yang masih terbuka, dengan Persita berusaha mempertahankan keunggulan dan Persija mencari peluang untuk menyamakan kedudukan.
Persita kembali memimpin pada menit ke-61 melalui Rayco Rodriguez. Gol itu berawal dari operan Pablo Ganet yang mengarah kepadanya di depan kotak penalti. Rayco kemudian melepaskan tembakan yang berhasil mengubah skor menjadi 2-1. Gol tersebut menjadi respons penting bagi Persita setelah Persija sebelumnya menyamakan kedudukan, sekaligus membuat tuan rumah kembali berada di depan dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
Persija tidak berhenti menekan dan memperoleh kesempatan untuk kembali menyamakan skor pada menit ke-74. Wasit menunjuk titik penalti setelah Dion Markx melakukan pelanggaran terhadap Rayhan Hannan di area terlarang. Keputusan itu lebih dahulu diperiksa melalui VAR sebelum akhirnya dipastikan. Alexander Jeremejeff maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga skor berubah menjadi 2-2. Gol penalti tersebut menghidupkan kembali peluang Persija untuk membawa pulang hasil positif.
Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Persita mencetak gol penentu pada menit ke-90+5. Serangan balik menjadi awal terciptanya gol kemenangan tersebut. Hokky Caraka menerobos dari sisi kiri, lalu mengirimkan umpan ke depan gawang yang diselesaikan Alexa Andrejic. Penyelesaian itu memastikan Persita kembali unggul 3-2 pada penghujung pertandingan. Gol Alexa menjadi penutup rangkaian skor sekaligus memastikan Persita meraih kemenangan dramatis atas Persija. Dengan demikian, penalti Jeremejeff sempat membuat kedudukan kembali seimbang, tetapi Persija tidak mampu mempertahankan hasil imbang hingga peluit akhir. Persita memanfaatkan kesempatan terakhirnya dengan efektif melalui serangan balik cepat, sementara penyelesaian Andrejic mengunci hasil pertandingan setelah kedua tim saling membalas gol sepanjang babak kedua.
Hasil duel 3-2 ini memberi dampak penting bagi persaingan di papan atas klasemen. Persita naik ke posisi ketiga setelah mengumpulkan 11 poin dari lima pertandingan. Catatan itu diraih melalui tiga kemenangan dan dua hasil seri, sekaligus menjaga rekor mereka tetap belum terkalahkan. Kemenangan atas Persija menjadi tambahan berharga bagi Persita, bukan hanya karena diraih dalam pertandingan ketat, tetapi juga karena memperkuat posisi tim di para pesaing teratas. Konsistensi tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi laga-laga berikutnya, meskipun perjalanan kompetisi masih panjang dan jarak poin di papan atas dapat berubah.
Bagi Persija, kekalahan ini mengakhiri rangkaian empat kemenangan beruntun. Meski gagal mempertahankan tren positif, tim ibu kota masih bertahan di puncak klasemen dengan koleksi 12 poin. Keunggulan satu poin atas Persita menunjukkan bahwa posisi teratas tetap berada dalam jangkauan para pesaing. Persija tentu perlu mengevaluasi hasil tersebut agar kekalahan tidak berkembang menjadi penurunan performa, sementara Persita dapat memanfaatkan momentum untuk terus menjaga konsistensi. Perbedaan poin yang tipis membuat setiap pertandingan berikutnya berpotensi memengaruhi susunan klasemen.
Persita menurunkan Igor Rodrigues sebagai penjaga gawang, dengan Aep Nursofyan, Javlon Guseynov, Dion Markx, dan Mario Jardel di lini belakang. Wahyudi Hamisi serta Pablo Ganet mengisi sektor tengah. Di area serang, Tyronne, Luquinhas, dan Rayco Rodriguez mendukung Alexandre Ramalingom. Susunan tersebut menjadi pilihan Persita dalam duel yang berakhir dengan kemenangan 3-2.
Di kubu Persija, Nadeo Argawinata tampil di bawah mistar. Barisan pertahanan terdiri atas Kyohei Yoshino, Radovan Pankov, dan Denis Kolinger, sementara Dony Tri Pamungkas, Rizky Ridho, Fabio Calonego, serta Istjepan Loncar mengisi sektor berikutnya.
Baca juga: Profil Victor Dethan: Pemain Persija di Tengah Kontroversi | Laga Persija Jakarta dan Java United Diwarnai Kebijakan Tanpa Penonton | Persija Jakarta Pindah Kandang ke Bali untuk Hadapi Java United






