Kota Sorong PBD – Dalam upaya menanamkan karakter positif sejak dini, personel Polresta Sorong Kota melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya bullying (perundungan) serta penanaman nilai-nilai Pancasila kepada siswa dan siswi SD Al-Mujtahidin, Senin (28/9/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polresta Sorong Kota di bawah kepemimpinan Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol. Amry Siahaan, S.I.K., M.H., dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Edukasi tersebut disampaikan oleh IPDA Yendri Adi Putra Samudra, S.H., selaku Kasubbag Binkar SDM Polresta Sorong Kota, bersama Aipda Sandri Yusuf Rante Datu, selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Klawasi.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pengertian bullying, dampak yang ditimbulkan, serta pentingnya saling menghormati dan menghargai sesama teman di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Para siswa juga diajak untuk tidak melakukan tindakan perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui perilaku yang dapat menyakiti perasaan orang lain. Selain itu, mereka diimbau agar berani melaporkan kepada guru atau orang tua apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying.
Melalui sosialisasi penanaman nilai-nilai Pancasila, para siswa diharapkan dapat memahami pentingnya sikap saling menghargai, menjaga persatuan, bersikap adil, serta membangun rasa kepedulian dan toleransi terhadap sesama.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polresta Sorong Kota terhadap pembentukan karakter generasi muda, khususnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Dengan adanya edukasi ini, diharapkan seluruh siswa dan siswi SD Al-Mujtahidin dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi generasi yang berakhlak baik, saling menghormati, dan menjunjung tinggi persaudaraan.
Polresta Sorong Kota hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta berani menolak segala bentuk bullying.
(Tim/Red)













