Buka Pameran IMHAX 2026, Bamsoet Dorong Produk Asesoris Motor Aftermarket Dalam Negeri Kuasai Pasar Nasional

Buka Pameran IMHAX 2026, Bamsoet Dorong Produk Asesoris Motor Aftermarket Dalam Negeri Kuasai Pasar Nasional

JAKARTA – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dan Ketua MPR RI ke-15 serta Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo (Bamsoet), menuturkan perkembangan industri sepeda motor nasional selalu diikuti pertumbuhan pasar aftermarket, mulai dari helm, apparel, aksesori, perangkat keselamatan, hingga berbagai produk pendukung gaya hidup berkendara. Karena itu, gelaran Indonesia Motorcycle Helmets Apparel Accessories Exhibition (IMHAX) 2026 merupakan bagian dari mata rantai industri otomotif yang memiliki potensi ekonomi besar. Pameran seperti ini mempertemukan produsen, distributor, komunitas, pelaku usaha, dan konsumen dalam satu ruang sehingga terjadi interaksi langsung yang dapat mendorong transaksi sekaligus memperkuat jaringan bisnis.

“Saya mengapresiasi kembali digelarnya IMHAX 2026 yang memasuki tahun keempat. Pameran seperti ini penting karena mempertemukan langsung industri dengan konsumen. Besarnya populasi sepeda motor di Indonesia otomatis menciptakan pasar yang besar bagi helm, apparel, aksesori, maupun berbagai produk pendukung lainnya. Tantangannya adalah bagaimana pasar yang besar ini semakin banyak diisi produk berkualitas buatan dalam negeri sehingga memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional,” ujar Bamsoet saat membuka IMHAX 2026 di Jakarta, Kamis (3/9/26).

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menjelaskan, pasar sepeda motor Indonesia memiliki basis konsumen yang sangat besar. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor dalam negeri sepanjang tahun 2025 mencapai 6.412.769 unit, tumbuh sekitar 1,3 persen dibandingkan 2024. Sementara, Badan Pusat Statistik mencatat jumlah sepeda motor di Indonesia mencapai sekitar 139,45 juta unit atau sekitar 87% dari total keseluruhan kendaraan pribadi di tanah air. Angka tersebut menunjukkan bahwa sepeda motor tetap menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat dan menciptakan pasar turunan yang luas, mulai dari helm, jaket, sarung tangan, sepatu, aksesori, hingga berbagai produk aftermarket.

“Ketika seorang konsumen membeli sepeda motor, kebutuhan ekonominya tidak berhenti pada kendaraan. Ada kebutuhan terhadap helm, perlindungan tubuh, ban, aksesori, perangkat keselamatan, perawatan, hingga produk gaya hidup. Karena itu, semakin meningkatnya jumlah pengguna sepeda motor semakin membuka ruang pertumbuhan bagi industri aftermarket tanah air,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini juga mendorong agar pertumbuhan industri perlengkapan sepeda motor dapat dimanfaatkan untuk memperkuat produk buatan dalam negeri. Indonesia memiliki basis manufaktur, tenaga kerja, komunitas otomotif, serta pasar domestik yang besar. Jika didukung riset, desain, teknologi produksi, sertifikasi, dan strategi pemasaran yang tepat, produk lokal berpeluang menembus pasar ekspor.

“Sejumlah produk Indonesia di sektor otomotif dan perlengkapan berkendara telah mampu membangun pasar di luar negeri. Keberhasilan tersebut harus diperbanyak dengan mendorong pelaku industri untuk meningkatkan skala produksi dan memenuhi standar internasional. Pameran seperti IMHAX dapat menjadi langkah awal untuk menguji respons pasar sekaligus mempertemukan produsen lokal dengan calon mitra bisnis,” pungkas Bamsoet.

Pewarta: Abdul Latif